RINGKASAN PERTEMUAN 5 PSIKOLOGI UMUM PSIKOANALIS DAN HUMANISTIK
NAMA : HIJRAH ARIYANSYAH LUBIS
NIM : 2310321027
MATKUL : PSIKOLOGI UMUM KELAS A
TUGAS : RINGKASAN PRIBADI PERTEMUAN 5 PSIKOANALISA DAN HUMANISTIK
1. PSIKOANALISA MENURUT
I. SIGMUND FREUD
Sigmund Freud merupakan seorang psikolog asal Austria yang punya ide-ide unik tentang pikiran dan perasaan manusia.
1. Ada tiga hal penting dalam pikiran yang menggerakkan sifat kita:
- Id: Ini seperti sisi nakal dalam diri kita yang cuma ingin hal-hal yang menyenangkan, tanpa memikirkan konsekuensinya. Kepribadian yang dibawa sejak lahir, berupa dorongan psikologis untuk pemenuhan kebutuhan diri dan merusak hidup. Id berfungsi secara sadar.
- Ego: Ego adalah penengah yang berusaha untuk menyambungkan keinginan nakal id dengan kenyataan. Ini yang membantu kita berperilaku sesuai norma dan realitas. Perkembangan dari id yang befungsi sebagai penengah, dimana ego akan memastikan bahwa dorongan yang muncul pada individu itu realistis dan tidak bertentangan.
- Superego: Superego itu seperti pengatur yang punya aturan dan moralitas. Kalau melanggar ini, akan timbul rasa bersalah. Bentuk karakter yang muncul akibat pola asuh dan didikan sejak kecil. Baik dan buruknya sesuatu itu berdasarkan keyakinan kita terhadap norma sosial yang berlaku.
2. Freud juga bicara tentang bagaimana perkembangan seksual kita mempengaruhi kepribadian kita. Dia bilang, kita melewati beberapa tahap seperti fase mulut, fase anus, fase genital, dll., yang bisa memengaruhi bagaimana kita menjadi seperti sekarang.
3. Freud juga menyebutkan ada yang namanya pertahanan diri. Ini adalah cara kita melindungi diri dari stres atau masalah emosional. Misalnya, kita bisa memblok perasaan yang tidak kita suka, atau menyalahkan orang lain atas masalah kita.
4. Freud juga menganalisa impian. Dia pikir impian kita bisa mencerminkan pikiran-pikiran kita yang tersembunyi. Jadi, dia coba pahami impian untuk lebih mengerti apa yang ada di pikiran bawah sadar kita.
II. ANNA FREUD
Anna Freud, anaknya Sigmund Freud, juga seorang psikolog yang berfokus pada anak-anak. Dia menciptakan toeri dalam psikologi yang berhubungan dengan anak-anak:
· Pertahanan Diri Anak-anak:
Anna Freud bicara tentang cara anak-anak melindungi diri mereka dari masalah dengan menggunakan trik-trik khusus. Jadi, saat mereka menghadapi masalah, mereka mungkin melupakan atau menyalahkan orang lain.
· Kebutuhan dan Masalah Anak-anak:
Dia juga mengatakan bahwa kita harus memahami kebutuhan dasar anak-anak seperti cinta, rasa aman, dan kontrol diri. Ketika kebutuhan-kebutuhan ini terlupakan atau bertentangan, anak-anak bisa mengalami masalah.
· Psikoanalisis Anak-anak:
Anna Freud punya cara unik untuk membantu anak-anak bicarakan perasaan dan masalah mereka. Dia sering menggunakan permainan dan bicara santai dengan mereka.
· Tahap Perkembangan:
Seperti ayahnya, Anna Freud tahu bahwa anak-anak melewati fase-fase tertentu dalam perkembangan mereka. Fase-fase ini bisa memengaruhi bagaimana mereka tumbuh dewasa.
III. CARL JUNG
Carl Jung adalah psikolog asal Swiss yang punya pandangan-pandangan soal psikoanalisis. Berikut beberapa konsep :
1. Arketipe: Jung bicara tentang arketipe, yakni semacam pola pikir dan simbol-simbol dasar yang ada dalam budaya dan tradisi manusia. Ini seperti pikiran-pikiran yang kita semua punya dalam bawah sadar kita.
2. Jiwa dan Kesadaran Bersama: Jung bilang ada lapisan dalam pikiran kita yang berisi pengalaman-pengalaman bersama yang kita semua bagikan sebagai manusia. Ini terkait dengan konsep arketipe juga.
3. Tipe Kepribadian: Jung bilang ada dua jenis utama orang: yang lebih suka sendiri (introvert) dan yang lebih suka bergaul (ekstrovert). Ini bisa mempegaruhi cara kita berinteraksi dengan dunia.
4. Proses Pikiran: Jung juga bicara tentang proses-proses dalam pikiran kita, seperti pemikiran, perasaan, intuisi, dan persepsi. Orang punya kecenderungan tertentu dalam ini yang bisa memengaruhi cara mereka berpikir dan berperilaku.
5. Individuasi: Ini adalah konsep yang penting bagi Jung. Ini proses untuk mencapai keseimbangan dalam diri kita dan mengintegrasikan bagian-bagian bawah sadar ke dalam kesadaran kita.
6. Jung punya pendekatan yang beda dari Freud, terutama soal pandangan tentang alam bawah sadar dan seksualitas. Dia lebih suka fokus pada simbol-simbol dan sisi transpersonal dalam psikologi manusia. Pendekatan ini berfokus pemahaman kita tentang kepribadian dan psikologi manusia secara umum.
IV. ADLER
Alfred Adler merupakan psikolog asal Austria yang punya pandangan berbeda tentang psikoanalisis, yang dikenal sebagai psikoanalisis Adlerian. Berikut beberapa ide utama dalam pandangan Adler tentang psikoanalisis:
1. Perasaan Inferior: Adler berpikir bahwa kita semua punya perasaan inferior atau merasa kurang berharga di awal hidup kita. Tapi ini justru bisa jadi dorongan untuk kita berusaha meraih kesuksesan atau merasa lebih berharga. Dia sebut ini sebagai "kompleks inferioritas."
2. Tujuan Hidup: Ada konsep yang dia sebut sebagai "tujuan hidup" atau "tujuan fiktif." Ini adalah gambaran dalam pikiran kita tentang apa yang ingin kita capai. Misalnya, merasa berharga atau sukses. Itu yang jadi motivasi kita.
3. Gaya Hidup: Setiap orang punya cara unik dalam berpikir, merasa, dan bertindak yang membentuk kepribadian kita. Ini dia sebut sebagai "gaya hidup," dan itu berkembang dari masa kanak-kanak.
4. Pengaruh Sosial: Adler percaya bahwa lingkungan sosial, seperti keluarga dan masyarakat, berpengaruh besar dalam pembentukan kepribadian kita.
5. Keselarasan dan Kesatuan: Menurut Adler, perkembangan kepribadian yang sehat melibatkan upaya untuk mencapai keselarasan dan kesatuan dalam hidup, termasuk hubungan dengan orang lain.
2. HUMANISTIK MENURUT
I. ABRAHAM MASLOW
Abraham Maslow adalah seorang psikolog Amerika yang terkenal karena pengembangan teori hierarki kebutuhan manusia. Konsep utama dalam pandangan humanistik Maslow adalah bahwa manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, dan kebutuhan ini menggerakkan individu untuk mencapai potensi penuhnya. Berikut adalah beberapa poin kunci dalam pandangan Abraham Maslow tentang pendekatan humanistik:
- Hierarki Kebutuhan : Salah satu konsep terkenal yang dikembangkan oleh Maslow adalah hierarki kebutuhan manusia. Ia menggambarkan kebutuhan manusia dalam bentuk piramida, dengan kebutuhan yang lebih mendasar di bagian bawah dan kebutuhan yang lebih tinggi di bagian atas. Urutan kebutuhan ini adalah sebagai berikut:
- Kebutuhan fisiologis (seperti makanan, air, dan tidur)
- Kebutuhan keamanan (seperti perlindungan dan stabilitas)
- Kebutuhan sosial (seperti cinta, pertemanan, dan afiliasi)
- Kebutuhan penghargaan (seperti penghargaan, pengakuan, dan prestasi)
- Kebutuhan aktualisasi diri (mencapai potensi pribadi dan mencapai tujuan hidup)
2. Aktualisasi Diri : Penting sekali dalam pandangan Maslow konsep "aktualisasi diri," yang artinya kita semua punya potensi untuk tumbuh dan berkembang jadi versi terbaik dari diri sendiri. Jadi, hidup ini seharusnya tentang mencari makna, pertumbuhan, dan meraih kemungkinan terbaik dalam diri kita.
3. Ia juga vokal tentang pentingnya melihat sisi positif dalam hidup dan bahwa setiap orang itu unik. Jadi, pendekatan humanistik Maslow ini lebih melihat individu secara pribadi, bukan sekadar melihat masalah atau penyakit mereka.
4. Maslow punya pandangan yang positif dan menginspirasi tentang apa yang membuat hidup kita lebih baik. Teorinya memengaruhi banyak bidang, termasuk psikologi klinis, manajemen, dan pendidikan.
II. CARL ROGERS
Carl Rogers merupakan psikolog asal Amerika, punya pandangan yang santai tentang psikologi. Dia bilang bahwa konsep diri kita itu sangat penting. Ini adalah cara kita melihat diri kita sendiri, seperti apa kita menurut diri kita sendiri.
Rogers juga fokus pada keselarasan diri, yang artinya kita hidup sesuai dengan yang kita yakini dan nilai-nilai kita. Kalau kita hidup sesuai dengan siapa kita sebenarnya, itu bagus untuk kesejahteraan kita.
Dia juga punya cara unik dalam terapi yang disebut "terapi klien." Ini lebih ke mendengarkan dan mendukung klien daripada memberi nasihat. Terapis harus empatik dan tulus, artinya mereka harus bisa merasakan dan mengerti perasaan klien.
Menurut Rogers, setiap orang punya potensi untuk tumbuh dan berkembang. Jadi, kalau kita dikasih dukungan dan lingkungan yang baik, kita bisa mencapai yang terbaik dari diri kita sendiri.
Pendekatan humanistik Rogers ini lebih tentang percaya diri, pemahaman diri, dan bagaimana kita bisa tumbuh sebagai individu yang lebih baik. Ide-idenya juga berpengaruh dalam bidang psikologi, pendidikan, dan manajemen.
REFERENSI
The Ego and the Mechanisms of Defense(A.Freud), 1936/1966
https://dosenpsikologi.com/psikologi-analitik-carl-gustav-jung
http://hmps.bk.uad.ac.id/abraham-maslow-bapak-psikologi-humanistik/
Zaviera, Ferdinand. 2016. Psikologi – Freud – Teori Kepribadian. PRIMASOPHIE