RINGKASAN PSIKOLOGI UMUM PERTEMUAN 7
NAMA : HIJRAH ARIYANSYAH LUBIS
NIM : 2310321027
MATKUL : PSIKOLOGI UMUM KELAS A
TUGAS : RINGKASAN PRIBADI PERTEMUAN 7
PERSPEKTIF BIOLOGI DALAM PSIKOLOGI
1. CARA KERJA NEURON DAN NERVES
1. Neuron
- Penerimaan Sinyal: Dendrit, struktur khusus pada neuron, berfungsi sebagai penerima sinyal dari neuron lain atau dari lingkungan sekitarnya, termasuk sinyal listrik yang baru saja diterima oleh neuron sebelumnya.
- Pengolahan Informasi: Setelah menerima sinyal, neuron memprosesnya dengan mengalami perubahan dalam potensial listrik sel saraf, yang disebut potensial aksi.
- Transmisi Sinyal: Jika potensial aksi mencapai ambang batas tertentu, neuron akan mengirimkan sinyal tersebut kepada neuron berikutnya melalui pelepasan neurotransmitter dari ujung aksin ke sinapsis. Neuron berikutnya kemudian mengirimkan sinyal tersebut melalui sinapsis.
- Penyampaian Sinyal: Sinyal-sinyal dikirimkan oleh neuron melalui serat yang disebut akson, yang terbungkus oleh lapisan isolasi yang disebut mielin, berfungsi untuk meningkatkan kecepatan transmisi sinyal.
2. Nerves
- Di dalam sistem saraf, terdapat berbagai serabut saraf yang pada dasarnya adalah akson dari banyak neuron yang bekerja bersama. Serabut ini bertugas membawa sinyal-sinyal dari seluruh tubuh menuju otak dan sebaliknya, memungkinkan tubuh berkoordinasi terhadap rangsangan eksternal dan internal. Sebagai contoh, saraf sensorik membawa informasi atau rangsangan dari mata ke otak, sementara saraf motorik membawa perintah dari otak ke otot-otot untuk menggerakkan tubuh.
2. SISTEM SARAF TEPI DAN SARAF PUSAT
A.Sistem saraf pusat (SSP):
1. Terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang.
2. Berfungsi sebagai pusat pengendalian dan pengaturan seluruh aktivitas tubuh.
3. Itu terdiri dari jutaan sel saraf yang disebut neuron, yang bekerja melalui aktivitas kimia dan listrik untuk mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh.
4. Sistem saraf pusat meliputi 12 pasang saraf kranial, 31 pasang saraf tulang belakang, dan banyak saraf lainnya di tempat lain.
5. Neuron pada sistem saraf pusat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan interneuron.
B. Sistem saraf tepi (PSS):
1. Terdiri dari jutaan saraf yang saling berhubungan, menyebar dari otot ke organ reseptor di seluruh tubuh.
2. Memiliki fungsi penghubung antara sistem saraf pusat dengan seluruh bagian tubuh.
3. Serabut saraf di PNS dilindungi oleh zat yang disebut mielin, yang mempercepat transmisi pesan melintasi sel saraf.
4. SST mempunyai banyak jenis saraf yang selalu aktif. Misalnya saja saat Anda menyentuh sesuatu yang panas, saraf tertentu mengirimkan pesan dari jari Anda ke otak (SSP) untuk merasakan sensasi panas.
5. Otak kemudian menafsirkan pesan tersebut dan mengirimkan sinyal ke otot tangan melalui saraf lain untuk menarik jari Anda.
3. SISTEM KERJA KELENJAR ENDOKRIN
Sistem endokrin adalah sistem kelenjar yang memproduksi dan mengeluarkan hormon langsung ke dalam darah untuk mengatur dan mengoordinasikan berbagai sistem tubuh. Sistem endokrin mengoordinasikan sistem saraf untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh.
Produksi hormon kelenjar endokrin diatur oleh kelenjar pituitari dan mekanisme umpan balik. Hormon terlibat dalam berbagai fungsi seperti respon stres, pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, keseimbangan ion, metabolisme energi dan respon imun. Jika kelenjar endokrin terganggu, kadar hormon dalam darah bisa menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah sehingga dapat mengganggu fungsi tubuh. Fungsi utama sistem endokrin adalah:
- Regulasi dan koordinasi :
Sistem endokrin mengatur dan mengoordinasikan berbagai sistem tubuh.
- keseimbangan :
Sistem endokrin mengoordinasikan sistem saraf untuk menjaga keseimbangan dalam tubuh.
- Produksi hormon :
Kelenjar endokrin memproduksi dan mengeluarkan hormon langsung ke dalam darah.
- Peraturan sistem endokrin :
Kelenjar pituitari mengatur hormon yang diproduksi oleh kelenjar endokrin dan menyediakan mekanisme umpan balik.
- Fungsi konfigurasi :
Hormon terlibat dalam berbagai fungsi seperti respon stres, pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, keseimbangan ion, metabolisme energi dan respon imun.
4. STUDI TENTANG OTAK DAN STRUKTUR DAN FUNGSI OTAK
1. Tujuan penelitian otak dan sistem saraf adalah untuk memahami bagaimana otak sebagai pusat sistem saraf mengendalikan berbagai fungsi tubuh dan perilaku manusia.
2. Otak merupakan salah satu organ paling kompleks dalam tubuh manusia, terdiri dari milyaran neuron dan jaringan pendukung.
3. Struktur otak terbagi menjadi beberapa bagian seperti korteks, otak kecil dan batang otak yang masing-masing mempunyai peranan berbeda dalam mengendalikan aspek kehidupan manusia seperti gerak, kesadaran, persepsi, emosi dan bahasa.
4. Fungsi otak meliputi pemrosesan informasi sensorik, pengaturan gerakan, pengambilan keputusan, dan pengelolaan emosi. Otak juga mengatur fungsi tubuh lainnya seperti detak jantung, pernapasan, dan pencernaan.
5. Penelitian otak dan sistem saraf menggunakan disiplin ilmu seperti biologi, psikologi, dan kedokteran untuk memahami cara kerja otak dan sistem saraf serta dampak gangguan terhadap kesehatan dan perilaku manusia.
Referensi
Nugroho, R. A. 2016. Dasar-Dasar Endokrinologi. Mulawarman
University Press. Samarinda Neurosains Menjiwai Sistem Saraf
dan Otak: Dr. Muhammad Akil Musi,
S.Pd., M.Pd., Dr Nurjannah, S.Kom.,
M.Pd.Bear, M. F., Connors, B. W.,
& Paradiso, M. A. (2016).
Neuroscience: Exploring the Brain
(4th ed.).